Opini

[Opini] Kesewenang-wenangan Birokrat UIN Suska

Penulis: Adrial Ridwan Gagasanonline.com– Tampak semakin menjadi-jadi otonomi kampus madani di rezim Rektor Prof Dr Akhmad Mujahidin. Belum genap setahun Ia menahkodai UIN Suska Riau, namun banyak sekali aturan-aturan yang diberlakukan tanpa ada koordinasi yang jelas bagi mahasiswa. Diawali dari pembatasan ruang gerak mahasiswa di kampus hingga pukul 18.00, hingga sengkarutnya pengurusan Surat Keputusan (SK) Rektor untuk Organisasi Mahasiswa (Ormawa). Baru-baru ini Pimpinan UIN Suska akan memberlakukan pemeriksaan tes urine

Disiplin Waktu di Perguruan Tinggi

Penulis: Hendrik Khoirul Gagasanonline.com – Inilah realitas tindas tanpa batas di hampir semua universitas di Indonesia. Pengajar selalu benar dan yang salah adalah mahasiswa. Boleh minta mahasiswa untuk menandatangani petisi kesepakatan pendapat terkait pernyataan ini, maka saya yakin, kain selebar 100 x 100 meter persegi akan penuh dengan tanda tangan mereka. Mungkin coretan tinta yang saling tumpuk-menumpuk sampai seperti disapu cat saking tebalnya. Walau cuma spekulasi, barangkali sesekali perlu dicoba,

Matinya Otonomi Kampus UIN Suska Riau

Penulis: Adrial Ridwan Gagasanonline.com – Kematian Otonomi Kampus UIN Suska Riau berawal dari pemilihan Rektor UIN Suska Riau masa bakti 2018-2022. Seyogianya pemilihan rektor dipilih langsung melalui senat universitas. Namun berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 68 Tahun 2015 pasal enam Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor serta Ketua Pada Perguruan Tinggi Keagamaan yang Diselenggarakan Oleh Pemerintahan. Tentu ini membuat otonomi kampus ikut tercoreng dengan tidak diberinya kebebasan senat beserta jajaranya dalam

Lima Alasan Kenapa Kamu Harus Golput

Gagasanonline.com – Kurang lebih satu bulan lagi pesta demokrasi lima tahunan akan digelar secara nasional, 17 April 2019 mendatang bakal jadi hari penentu siapakah calon presiden yang akan menggaet suara rakyat terbanyak. Papan baliho nyampah di mana-mana, tertancap subur di sepanjang  tepian jalan ramai, pun di jalan sepi, istilah puitisnya bagai cendawan di musim hujan. Mungkin ke depannya Komisi Pemilihan Umum (KPU) perlu menerbitkan aturan ‘penancapan’ papan baliho agar tertib,

Otaku dan Wibu, Inilah Dampak Menonton Anime dan Membaca Manga

  Gagasanonline.com – Kata Anime  berasal dari animation dalam bahasa Inggris, yang merujuk pada semua jenis animasi. Tetapi istilah Anime ini digunakan secara spesifik untuk menyebutkan segala animasi yang diproduksi oleh Jepang. Tidak hanya di Jepang, masa kini Anime juga populer di berbagai belahan dunia. Selain anak-anak, Anime juga digandrungi remaja dan orang dewasa. Beberapa orang menganggap Anime tidak hanya sekedar hiburan yang dapat ditonton di waktu senggang, tetapi juga sebagai

Peran Bank Indonesia dalam Mengatur Sistem Pembayaran

Gagasanonline.com – Seperti yang kita ketahui, tujuan tunggal Bank Indonesia adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Untuk mencapai tujuan tersebut,  Bank Indonesia memiliki tiga pilar yang merupakan tiga bidang tugasnya, yaitu menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan mengawasi perbankan di Indonesia, dan mengatur sekaligus menjaga kelancaran sistem pembayaran. Dalam hal ini, sistem pembayaran tunai dan non tunai sangat erat kaitannya dengan salah satu bidang tugas Bank Indonesia, yaitu mengatur

Tips Bijak Gunakan Media Sosial

Gagasanonline.com – Saat ini, media sosial bukanlah sesuatu yang baru bagi masyarakat. Baik itu golongan anak-anak, remaja, hingga orang dewasa. Selain sebagai hiburan, media sosial kerap kali digunakan sebagai ajang silaturahim bagi mereka yang bejuahan. Bahkan, melalui media sosial pula seseorang mampu menghasilkan pundi-pundi rupiah. Dilansir dari BBC Indonesia, Tiga milliar orang, sekitar 40% populasi dunia, menggunakan media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan lainnya. Menurut sejumlah laporan, kita menghabiskan

Pengaruh Game pada Otak

Gagasanonline.com– Hidup di zaman serba canggih ini tentunya sudah tidak asing lagi bila mendengar  video game. Video game merupakan permainan yang banyak digemari oleh dari anak-anak, tak terkecuali orang dewasa. Dimainkan baik  laki-laki maupun perempuan. Video game pun berkembang semakin pesat, berbagai macam bentuk game tersedia seperti Puzzle, Clash of Clans (COC), Mobile Legend, Hago, hingga yang paling populer Player Unknown’s Battleground (PUBG). Video game sering dianggap hanya memberikan dampak

[Opini] "Lampu Kuning" Akreditasi Jurusan di Kampus Madani

Gagasanonline.com– UIN Suska Riau baru saja memenangkan nominasi penghargaan Universitas Islam Negeri dengan persentase kenaikan jumlah pendaftar tertinggi dari jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) tahun 2018. Peningkatan tersebut berada pada angka 103,97% dari tahun sebelumnya. Angka yang cukup signifikan jika melihat dari semakin tingginya animo pelajar untuk menjadi mahasiswa UIN Suska Riau, khususnya pada bidang keagamaan. Tahun 2018, UIN Suska Riau menerima 5.500 mahasiswa baru (maba)

Komitmen Pemerintah Menyelesaikan Kasus Pelanggaran HAM Tinggal Janji

Sebelas tahun sudah aksi kamisan digelar di depan Istana Merdeka oleh mereka yang keluarganya menjadi korban pelanggaran HAM. Mereka menuntut Presiden Jokowi menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM di masa lalu sebagaimana yang dijanjikan Jokowi di masa kampanye dulu. Alih-alih, aksi kamisan itu sering kali diaggap angin lalu oleh pemerintah. Presiden bungkam. Impunitas pun semakin subur di negara hukum ini. Pada 2017 lalu, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta merilis, ada 151 kali