Puisi

Kasak-Kusuk Kepemimpinan

Mereka bergelut dengan keadaan Bersandar penuh ambisi Dikatakan kalah malah mengemohkan Dikatakan menang tahta tak di tangan   Para pujangga semu Bermain di dalam labirinnya sendiri Para kaum intelektual Menunggu perut lapar terisi Kapan ini usai?   Wajah pewakil diangkat Bandit-bandit kubu dicampakkan Keadilan pemimpin kembali bernyawa! Siapa yang benar?   Sekeliling hanya mengorek keegoisan Menyuarakkan pemimpin sejati Nyatanya masih ingin makan kuasa sendiri Ingatlah! Kami mahasiswa tak ingin di

Puisi Orang

Kata orang, mereka ingin kedamaian. Damai  muncul dari pertumpahan darah. Kata orang, mereka ingin kemakmuran, kemakmuran mereka membuat nestapa. Kata orang mereka ingin hidup tenang, telinga pekak karena keributan huru hara. Kata orang mereka ingin kaya, kaya mereka menimbulkan kemiskinan  Kata orang, mereka ingin bangkit. Bangkit dengan menginjak satu sama lain. Kata orang mereka ingin berkuasa, ambisi memberangus beragam asa Kata orang mereka manusia, kata Tuhan mereka kalifah, kata malaikat