Sastra

[Sastra Puisi] Teruntuk Keluarga

Kadang kala dalam angan ini terlintas Terlintas rasa rindu yang begitu dalam Sedalam inti bumi bersemayam Rasa ini tak kan bisa kupungkiri lagi Mereka lah yang selalu ada dan memberi semangat Mereka yang selalu dalam satu atap bersamaku Mereka yang peduli terhadapku Mereka yang sangat sayang padaku Mereka yang mengajarkan ku hidup mandiri Mereka adalah segalanya bagiku Yaa… Mereka lah keluargaku Disana ada ayah, ada bunda, ada adik, dan kakak…

Cinta Kasih yang Tak Pernah Luntur

Judul                  : Ayah Penulis               : Andrea Hirata Penerbit             : Bentang Tanggal Terbit  : Mei 2015 Tebal                   : 432 halaman -Ayah- Kulalui sungai yang berliku Jalan panjang sejauh pandang Debur ombak yang menerjang Kukejar bayangan sayap elang Di situlah kutemukan jejak-jejak untuk pulang Ayahku, kini aku telah datang Ayahku, lihatlah, aku sudah pulang – Andrea Hirata terkenal dengan karya-karya

Sepahit Kopi  Arabika

Oleh : Lailatu Rahma “Alya Rena S.Pd anak dari Bapak Jery dan Ibu Nela. Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, IPK 3,95 dengan predikat cumlaude. Merupakan mahasiswi pemuncak Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau,” gema Moderator Sidang Senat Terbuka. Dengan bangga kedua orang tua Alya berdiri sembari tepuk tangan sekeras mungkin, agar semua orang tahu bahwa Alya adalah putrinya. Dengan penuh rasa gemetar, ia melangkahkan kaki menuju panggung. Diiringi tepuk tangan yang

Puisi Orang

Kata orang, mereka ingin kedamaian. Damai  muncul dari pertumpahan darah. Kata orang, mereka ingin kemakmuran, kemakmuran mereka membuat nestapa. Kata orang mereka ingin hidup tenang, telinga pekak karena keributan huru hara. Kata orang mereka ingin kaya, kaya mereka menimbulkan kemiskinan  Kata orang, mereka ingin bangkit. Bangkit dengan menginjak satu sama lain. Kata orang mereka ingin berkuasa, ambisi memberangus beragam asa Kata orang mereka manusia, kata Tuhan mereka kalifah, kata malaikat