KKN 2019

Program Kerja KKN Bersama Bentuk Perpustakaan Warna-Warni

Penulis: Lia Resti Andani Gagasanonline.com-Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN)  Bersama Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Barat 2019 melakukan refitalisasi Perpustakaan Mini menjadi Perpustakaan Warna-Warni. Penanggung jawab kegiatan ini merupakan dua mahasiswa berbeda daerah yaitu Muhammad Taufik, Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Sosial, UIN Sumatera Utara dan Muhammad Syahwivi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, UIN Suska Riau. Syahwivi menjelaskan bahwa Perpustakaan Warna-warni ini adalah salah satu program

Pembekalan KKN Diadakan di Tiga Gedung UIN Suska Riau

Penulis: Wilda Hasanah Gagasanonline.com-Pembekalan KKN (Kuliah Kerja Nyata) UIN Suska Riau ke 43 yang dilaksanakan pada 25 hingga 26 Juni 2019 mengusung tema Penguatan Literasi Informasi Untuk Masyarakat yang Cerdas Bermedia Sosial. Kegiatan yang  diadakan di tiga gedung yakni Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM), Islamic Center dan Aula gedung Rektorat  akan diikuti sebanyak 3780 Mahasiswa. Selasa, (25/06/2019). Kepala Lembaga  Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Zarkasih mengatakan  pelaksanaan pembekalan KKN pada sesi

KKN Bersama 2019 Dilaksanakan di USU

Penulis: M. Abdul Hadi** Gagasanonline.com – Penyelenggaraan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bersama tahun ini akan diadakan di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan. Panitia Seleksi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UIN Suska Riau telah menyeleksi mahasiswa dari kedelapan fakultas untuk mewakili pelaksanaan KKN Bersama. Kepala LPPM, Zarkasih mengatakan dari 80 mahasiswa yang ikut seleksi terpilih 10 orang. Jumat (17/5/2019). “Lima orang untuk KKN Bersama dan lima orang lagi untuk

3752 Mahasiswa UIN Suska Riau Ikuti KKN 2019

Penulis: Feri Kurniawan** Gagasanonline.com– Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Suska Riau 2019 akan diikuti 3752 mahasiswa yang merupakan gabungan dari semua fakultas. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat, Zarkasih. Senin (25/3/2019). “Namun masih ada beberapa orang yang bermasalah,” ungkapnya. Zarkasih menjelaskan sistem pendaftaran masih sama seperti tahun 2018, mahasiswa mendaftar di semeseter genap. Hal ini dilakukan untuk mendata jenis kelamin dari setiap fakultas, serta jumlah peserta KKN.