Prodi Baru di UIN Suska Riau Sebut Alami Perkembangan

Penulis: Soupiyah**

Gagasanonline.com-Perkembangan jurusan baru di UIN Suska Riau semakin pesat. Murni, selaku Kepala Jurusan Bahasa Indonesia mengatakan alasan didirikannya Jurusan Bahasa Indonesia di UIN Suska Riau ialah untuk pemenuhan kebutuhan Guru Bahasa Indonesia ditingkat SMP dan SMA.

“Untuk memenuhi kebutuhan Guru Bahasa Indonesia pada tingkat SMP dan SMA atau MA yang masih kurang tenaga pengajarnya, khususnya di daerah di Riau dan juga banyaknya lulusan SMA maupun MA yang menyambung ke perguruan tinggi memilih Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, dengan harapan dapat menjadi guru bidang studi Bahasa Indonesia nantinya. Serta satu-satunya Prodi (Program Studi) yang mengajarkan bahasa dan budaya Melayu Riau, sebagai cikal bakal lahirnya Prodi Bahasa Indonesia,” ungkap Murni via WhatsApp. Kamis (7/1/2021)

Selain itu, Murni juga mengatakan proses akreditasi Jurusan Bahasa Indonesia ini sedang menunggu visitasi untuk mendapat penilaian akreditasi .

“Alhamdulillah, kami saat ini sedang menunggu proses visitasi. Semoga prodi kami nantinya memperoleh nilai yang baik, amin,” jelasnya.

Baca juga: Dianggap Langgar SK Dirjen Pendis, Mahasiswa Tuntut SEMA FSH

Sementara, Nurpelita selaku Kepala Jurusan Gizi mengungkapkan perkembangan Jurusan Gizi sudah mulai ada peningkatan setiap tahunnya.

“Kita sudah menerima dua angkatan. Pertama 99 orang dengan tiga kelas, yang kedua 120 orang dengan empat kelas. Jadi, sekarang kita sudah punya tujuh kelas dengan dua angkatan. Itulah perkembangan kita sekarang,” ucapnya melalui panggilan suara.

Di sisi lain, Sakilah, kepala jurusan Tadris IPS UIN Suska Riau mengatakan kebanyakan guru yang mengajar di sekolah menengah bukan dari Jurusan IPS, karena tidak banyak perguruan tinggi yang memiliki Jurusan IPS.

“Jurusan tersebut belum ada di perguruan tinggi negeri, kalaupun ada itu di swasta hanya satu yaitu di Rokan Hulu. Selain itu, guru yang mengajar IPS itu bukan dari jurusan IPS, kebanyakan mereka guru-guru yang konsentrasinya Geografi, Sejarah, Ekonomi, dan lain-lain yang sejenis dengan ilmu sosial lainnya. Tadris IPS dipersiapkan untuk guru-guru Mts dan SMP,” ujar Nurpelita.

Pak Akmal, Kepala Jurusan Geografi mengatakan dosen tetap di Jurusan Geografi terus bertambah.
“Sudah mempunyai dosen tetap 9 orang, yang latar belakang geografi 3 orang. Di tahun 2020 ada tambahan 1 dosen tetap,” ucapnya.

Ana Mariana, Mahasiswa Jurusan Bahasa Indonesia mengungkapkan kekagumannya pada para dosen di jurusannya.

“Saya sangat kagum dan termotivasi karena dosen-dosennya memberikan semangat serta mengajarkan bahwasanya sangat penting untuk dipelajari. Banyak hikmah yang saya ambil ketika belajar di jurusan Bahasa Indonesia, seperti bagaimana public speaking yang baik dan sebagainya,” tutur Ana.

Baca juga: Beberapa Mahasiswi Keluhkan Fasilitas Asrama

Menurut Sania Rahma, Mahasiswa Jurusan Gizi, pembelajaran di Jurusan Gizi lebih banyak mempelajari teori.
“Di UIN lebih condong ke teori, dan itu tergantung pekerjaan yang kita ambil ke depannya gimana,” jelas Sania. Jumat (1/1/2021).

Sedangkan Eka Salvia Widiani, Mahasiswa Jurusan Tadris IPS mengemukakan bahwa ia sempat merasa minder pada saat pertama kali menjadi mahasiswa baru tahun 2019.

“Saya merasa sangat minder pada saat penerimaan mahasiswa yang dilakukan di gedung PKM tahun lalu, sangat terlihat jumlah hanya 13 orang, kekompakan yel-yel yang tidak tahu apa bagus atau tidak, dan membuat sendiri tanpa dibantu oleh senior pembimbing,” ungkapnya.

Emilia Susanti, Dosen Geografi berharap ke depannya prodi baru di UIN Suska Riau semakin berkembang dengan baik juga memiliki banyak mahasiswa.

“Semoga Geografi dan prodi-prodi baru lainnya semakin jaya, semakin banyak mahasiswanya, semoga tenteram dan damai. Dan Ibu juga sangat berharap semoga prodi-prodi yang baru ini bisa menjadi prodi yang handal,” tutupnya..

Reporter: Vera Arlisa**, Istiqamah Pebrina**
Editor: Lia Resti Andani
Foto: Sania Rahma/ Gagasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.