Mahasiswa Batak Respons Ujaran Rasis dengan Aksi

Mahasiswa Batak Respons Ujaran Rasis dengan Aksi

Penulis: Muhammad Al Hafis**

Gagasanonline.com – Perkumpulan Mahasiswa Batak UIN Suska Riau melakukan aksi di Gedung Fakultas Ushuluddin (FU). Aksi ini didasari oleh ujaran bermuatan rasisme oleh salah seorang Dosen FU kepada Mahasiswa FU di sebuah rekaman yang tersebar.

Ketua Dewan Mahasiswa UIN Suska Riau, Azmin Mahdi menjelaskan rekaman itu berisi dialog mahasiswa bersuku Batak dengan Wakil Dekan I FU . Dalam dialog, kata Azmin, Wakil Dekan I FU mengatakan bahwa mahasiswa bersuku Batak yang membuat onar dan kerusakan di UIN Suska Riau.

“Dia juga bilang kalau orang batak merusak budaya Melayu,” terang Azmin, Jumat (22/11/2019).

Baca: Dilema Mahasiswi Bercadar UIN Suska Riau: Dipaksa Lepas dan Dikaitkan dengan Radikalisme

Azmin menyatakan, jikalau Wakil Dekan I FU tidak menyatakan klarifikasinya dengan maksud  beritikad baik, maka permasalahan akan berlanjut ke ranah hukum.

“Seluruh ujaran rasis yang ada di rekaman, akan kami tulis di Press Release yang akan kami buat,” ujarnya.

Selama berjalannya aksi, massa aksi berkumpul melakukan orasi dan membakar ban di depan Gedung FU. Di tengah-tengah aksi, terjadi kerusuhan yang mengakibatkan satu kaca di Gedung FU pecah.

Baca: Tak Miliki IPAL, Limbah FPP Disimpan di Jerigen

Mahasiswa UIN Suska Riau, Jefri Muda Hasibuan mengungkapkan kekecewaannya terhadap kasus ujaran kebencian ini. Ia mengaku mengetahui melalui rekaman saat diskusi di UIN Suska Riau.

“Saya kesal karena saya merasa teraniaya dan terhina. Dia kira orang Batak merusak, lalu apa yang kami rusak, buktikan apa yang kami rusak,” tegasnya.

Jefri berharap Wakil Dekan I FU bisa sadar dan tidak terjadi lagi rasisme di UIN Suska Riau. Senada dengan Jefri, Azmin juga mengharapkan kasus rasis seperti ini menjadi yang terakhir di Riau.

“Cukup kami mahasiswa Batak yang mengalami, tidak dengan suku yang lain yang akan menjadi korban,” pungkas Azmin.

Reporter: Muhammad Al Hafis**, Syahidah Azizah Sipayung, Wiwin Winarti, Siti Nurlaila Lubis
Editor: Bagus Pribadi
Foto: Gagasan/Muhammad Al Hafis**

1 Komentar


  1. Sepertinya dekanat FU sudah di kotori kelompok pembuat gaduh. Yang tak siap berdemokrasi

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.