Mahasiswa UIN Suska Anggap Dosen Tak Maksimal Selama Kuliah Daring

Mahasiswa UIN Suska Anggap Dosen Tak Maksimal Selama Kuliah Daring

Penulis : Winda Julianti Handayani*

Gagasanonline.com – Perkuliahan sistem daring dianggap tidak efektif oleh beberapa mahasiswa UIN Suska Riau. Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom), Misnawati mengatakan terkendala dalam mengakses internet, karena di desa tempatnya tinggal sulit untuk mendapatkan sinyal. Saat perkuliahan daring dimulai ia harus pergi dahulu ke pelabuhan agar mendapatkan sinyal internet, Senin (04/05/2020).

”Dosen juga kadang cuma mengirimkan makalah dalam bentuk pdf, tidak ada penjelasan langsung dari dosen yang bersangkutan dan itu rasanya rugi besar untuk mahasiswa,” ujarnya.

Mahasiswa Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Rifda Julastri mengatakan bahwa waktu yang diberikan saat kuliah online sangat singkat sehingga ia menilai penyampaian materi menjadi tidak efektif. Ia berpendapat jika Mahasiswa seolah kehilangan arah dalam mencari poin dalam mata kuliah yang disampaikan, karena tugas lebih banyak dibanding ilmu yang didapat.

“Gak ada dikasi bimbingan yang cukup dari tenaga pengajar. Intinya, cuma dikit dosen yang kompeten selama kuliah daring. Selebihnya anteng – anteng saja, tidak ada memberikan rekomendasi buku ataupun memberikan materi. Setidaknya power pointlah, tapi gak ada,” ungkapnya.

Rifda berharap kampus bisa menyediakan platform yang lebih efektif untuk mahasiswa dan memastikan bahwa tenaga pengajar benar-benar melaksanakan tugasnya dalam membimbing mahasiswa dengan baik meski melalui sistem daring.

Reporter: Winda Julianti Handayani*

Editor: Delfiana Harahap

Foto: Internet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.