Harga Kelapa Anjlok, Mahasiswa Pertanian Lakukan Aksi

Harga Kelapa Anjlok, Mahasiswa Pertanian Lakukan Aksi

Mahasiswa Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) UIN Suska yang tergabung dalam Ikatan Senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI) melakukan aksi memperingati Hari Tani Nasional di tiga titik, Pustaka Wilayah, Kantor Gubernur dan DPRD Riau, Senin(24/09/2018). Aksi ini mengangkat isu anjloknya harga kelapa di Riau.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Hamsah mengatakan saat ini harga kelapa di Kabupaten Meranti Rp400,00 dan di Indragiri Hilir Rp600,00-Rp800,00 dari harga sebelumnya Rp2.700,00-Rp2.900,00. “Saat ini harga kelapa sangat anjlok,” katanya.

Massa aksi berkumpul di Puswil mulai jam sepuluh pagi, setengah jam kemudian massa bergerak menuju Kantor Gubernur Riau dan di titik terakhir, massa aksi bersama-sama menuju Kantor DPRD Riau. Mereka membawa tiga tuntutan.

1. Pemerintah membuat kebijakan menstabilkan dan menetapkan harga serta menindaklanjuti Tata Niaga Kelapa Peraturan Daerah Provinsi Riau untuk segera diberlakukan.

2. Pemerintah membuka jalur ekspor selain dari Thailand, karena saat ini eksportir kelapa terbesar adalah Thailand, sehingga para petani kelapa berpatokan pada Crude Coconut Oil (CNO) Rotterdam 935$ per ton yang sebelumnya1500- 1600$ per ton.

3. Pemerintah membuat produk turunan dengan sistem pembinaan dengan maksud menciptakan industri yang diolah petani kelapa dengan maksimal.

Dengan adanya aksi ini, Hamsah menginginkan pemerintah memberikan perhatian kepada petani dengan memberi solusi untuk menstabilkan harga kelapa. “Harapan petani ada di pundak kita,” ujarnya.

Menurutnya selain pemerintah, mahasiswa mempunyai andil dalam membina petani kelapa. Salah satunya ialah mahasiswa membantu pemerintah membina koperasi desa.

“Mahasiswa juga bisa menciptakan inovasi baru untuk menghasikan daya jual yang tinggi,” tutupnya.

 

Penulis: Tika Ayu

 

Editor: Syahidah Azizah Sipayung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *