Pemilihan Lokasi KKN UIN Suska Diundur Hingga Awal Juni

Pemilihan Lokasi KKN UIN Suska Diundur Hingga Awal Juni

Penulis: Annisa Firdausi

Gagasanonline.com- Kepala Lembaga Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Suska, Zarkasih mengatakan pemilihan lokasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang awalnya dijadwalkan pada 1 April diundur hingga awal Juni 2021.

“Untuk tanggalnya belum bisa dipastikan. Pemilihan lokasi ini harus diinput dulu desa-desanya, yang diinput itu adalah desa yang sudah mendapat persetujuan dari tiap kepala desa. Sekarang masih tahap survei lokasi, separuh lagi. Dan juga karena akan menghadapi bulan puasa, kemungkinan tidak maksimal,” jelas Zarkasih melalui telepon WhatsApp, Rabu (31/03/2021).

Zarkasih berasumsi survei desa akan selesai pada akhir Mei, setelah diinput di sistem, awal Juni sudah bisa pemilihan lokasi. Dalam waktu satu bulan menjelang KKN dilaksanakan mahasiswa bisa memilih, konsultasi ataupun survei desa penempatan yang sudah dipilih.

Baca Juga: Jajaran Komisi Advokasi Aspirasi Sema Universitas Nyatakan Mosi Tak Percaya KPUM

“Penundaan lokasi pemilihan ini tidak berdampak dengan jadwal KKN. Karena September kita sudah memasuki semester ganjil. Pemilihan lokasi bisa dilakukan melalui website resmi KKN UIN Suska,” ucapnya.

Untuk pelaksanaan, Zarkasih mengatakan KKN akan dilakukan dengan settingan offline. Dan bila mungkin ditambahkan kegiatan yang sifatnya online.

“Secara pelaksanaan akan dilakukan offline, karena mahasiswa memilih tempat. Mahasiswa akan datang ke posko seperti biasa. Tapi variasi kegiatannya bisa sebagian online,” sambungnya.

Baca Juga: BSI Masa Transisi, Sistem Tidak Berubah Hingga Adanya Integrasi

Sebagai ketentuan, Zarkasih menjelaskan di satu tim KKN hanya terdapat dua mahasiswa yang fakultasnya sama. Terkecuali Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), bisa tiga mahasiswa di satu tim.

“Pertimbangannya karena KKN ini melibatkan berbagai disiplin ilmu. Maka dibagi dalam tiap kelompok ada tiap fakultas. Maka jika dirata-ratakan ada dua sampai tiga mahasiswa/fakultas dalam satu kelompok,” tutur Zarkasih.

Menurut Zarkasih, berdasarkan website resmi KKN UIN Suska hingga berita ini dirilis tercatat 4.383 mahasiswa yang sudah terdaftar.

Baca Juga: Hindari Kerumunan, Perpustakaan UIN Suska Batasi Jumlah Pengunjung

“Kalau nanti kita tutup dengan angka ini, berarti ini jumlah mahasiswa yang fix mengikuti KKN 2021. Ya mudah-mudahan tidak ada yang terlewat. Dan untuk pembekalan KKN mungkin dilaksanakan secara online,” jelasnya.

Meisya Humairoh, Mahasiswa Ilmu Komunikasi semester enam mengatakan walaupun ia ingin pemilihan di bulan April, tapi disisi lain tidak masalah dengan diundurnya waktu pemilihan lokasi KKN.

“Berharap yang terbaik aja. Semoga KKN nanti berjalan lancar sesuai yang diarahkan dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat setelah KKN,” tuturnya.

Baca Juga: Pancasila Sebagai Arah Perubahan Hukum di Indonesia

Senada dengan Meisya, Ardiansyah Saputra Mahasiswa Ilmu Hukum semester 6 mengatakan tidak masalah diundurnya pemilihan lokasi.

“Tapi alangkah baiknya distruktur lagi secara jelas. Karena banyak mahasiswa yang tidak mengetahui kapan pemilihan lokasi karena kurangnya informasi dari kampus. Ditambah lagi diundur, membuat keraguan dan membingungkan mahasiswa dalam kondisi online seperti ini. Ya harapan saya semoga KKN tahun ini bisa berjalan dengan lancar,” tutupnya.

Reporter: Rindi Ariska
Editor: Delfi Ana Harahap
Foto: Ilustrasi pembekalan KKN di Gedung PKM, diambil dari website LPPM UIN Suska

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.