UKT

Kemenag Batalkan Pemotongan UKT 10% Semester Ganjil Mendatang

Penulis: Wulan Rahma Fanni Gagasanonline.com – Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI) membatalkan pemotongan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa minimal 10% untuk semester ganjil mendatang pada 20 April 2020 lalu. Keputusan tersebut diumumkan melalui surat edaran nomor: B-802/DJ.I/PP.00.9/04/2020 tentang penerapan kebijakan dan ketentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negri (PTKIN), Rabu, (6/5/2020). Pembatalan pemotongan UKT untuk semester ganjil terjadi karena adanya pengurangan anggaran untuk Kemenag sebesar

Mahasiswa Ungkap Kurangnya Fasilitas Perkuliahan di FTK

Penulis: Denan Amin Syukur** Gagasanonline.com – Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) keluhkan sarana dan prasarana pembelajaran yang kurang memadai, seperti terbatasnya jumlah proyektor, banyak kursi rusak, kipas angin tidak maksimal, dan kaca jendela rusak. Hal ini tak sebanding dengan tingginya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang harus dibayar oleh mahasiswa FTK, Rabu (13/11/2019). Eqy Zuhri, Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) mengatakan jika UKT Mahasiswa FTK tinggi, seharusnya fasilitas yang

Biro AUPK: Kenaikan UKT dalam Tahap Pengusulan

Penulis: Al Azmi Tombang** Gagasanonline.com – Isu kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Fakultas Ushuluddin UIN Suska Riau bingungkan mahasiswa. Nur Azizah, Mahasiswa Ilmu Qur’an dan Tafsir mengatakan isu kenaikan UKT di Ushuluddin tidak mempunyai kejelasan, Sabtu (2/11/2019). “Kenaikan UKT ini menimbulkan banyak pertanyaan, karena biayanya melebihi UKT tiga. Semula UKT dua hanya Rp 800.000 menjadi Rp 2000.000,” ucapnya. Baca: Sema FDK Adakan Pelatihan Sekolah Legislatif Hal senada disampaikan Ahmad Damanhuri, Mahasiswa

Penetapan UKT Dinilai Tak Sebanding dengan Ekonomi Camaba

Penulis: Hasnah Usman** gagasanonline.com – Penetapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) UIN Suska Riau dinilai tidak sebanding dengan keadaan pereknomian calon mahasiswa baru (camaba) tahun 2019. Beberapa mahasiswa mengaku penghasilan orangtuanya tidak cukup untuk membayar UKT yang telah ditetapkan. Fatma Hayati salah seorang calon mahasiswa UIN Suska yang lulus di jurusan Teknik Informatika mengaku tidak sanggup membayar UKT golongan 3 yang berkisar di angka Rp. 2.500.000. Ia mengaku ayahnya hanya seorang

UKT Tinggi, Calon Maba Terancam Batal Kuliah

Penulis: Winda Oktavia gagasanonline.com – Sejumlah calon mahasiswa baru (maba)  UIN Suska Riau terancam batal kuliah karena tidak sanggup membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). UKT ditetapkan melalui pengisian borang secara online dan wawancara yang dilakukan di gedung PKM sejak Senin (14/04/2019). Melalui pesan pribadi melalui Instagram gagasan_uinsuskariau, akun bernama @auliaseptianinsrd bercerita bahwa orangtuanya hanyalah seorang buruh dan tidak sanggup membayar uang kuliahnya sebesar Rp.2.800.000 per semester. “Pekerjaan orangtua saya hanya

Terapkan Tujuh Golongan, Mahasiswa Keluhkan UKT

Gagasanonline.com – Penerapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di UIN Suska dimulai tahun 2014. Dari tahun 2014 pembagian UKT telah beberapa kali mengalami perubahan, ditahun ajaran 2018 golongan UKT dibagi hingga tujuh golongan membuat mahasiswa mengeluh. Ketua BEM Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Rizki Yananda mengatakan untuk nominal UKT golongan tujuh di FST mencapai Rp 7.800.000. Banyak mahasiswa FST yang mengeluh dan melaporkan untuk penurunan UKT kepada BEM FST dikarenakan tidak

Lanjut Aksi, Rektor Tetap Tidak Dapat Dijumpai

gagasanonline.com : Pergerakan Mahasiswa Terzolimi Kembali mendatangi Rektorat melanjutkan aksi beberapa waktu lalu. Massa menuntut transparansi biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT). Massa kembali menuntut rektor untuk menemui mereka, Jumat (8/6/2018). Massa bergerak berkeliling kampus dan kemudian melakukan orasi di lantai satu Gedung Rektorat UIN Suska. Masa naik ke  Lantai Tiga dan Empat untuk menemui pimpinan. Di Lantai Tiga massa tidak mendapatkan jawaban atas apa yang mereka tanyakan, para pegawai rektorat

UKT Memberatkan Mahasiswa, Masa Duduki Rektorat

Gagasanonline.com – Uang Kuliah Tunggal (UKT) memberatkan mahasiswa. Hal ini disampaikan oleh salah seorang masa aksi yang tergabung dari berbagai fakultas. Selain itu, beberapa tuntutan lainnya yang disampaikan masa aksi bahwa semester sembilan tidak membayar UKT dan meminta transparansi biaya UKT. “Klarifikasi juga nominal UKT,” ungkap Gema di gedung lantai IV rektorat, Rabu (06/06/2018). Hingga pukul 11.30 WIB, rektor belum menemui masa aksi. Rizky selaku Koordinator Lapangan (Korlap) mengomandoi menerobos

PMB 2017 UIN Suska Terima 5.000 Mahasiswa dari Enam Jalur Masuk

gagasanonline.com: Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2017 UIN Suska Riau menerima 5.000 mahasiswa baru dari jalur dari enam jalur yang disediakan oleh UIN Suska untuk mahasiswa baru. Jalur tersebut terdiri dari Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Penelusuran Bibit Unggul Daerah(PBUD), Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri(SPAN PTKIN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri(SBMPTN),Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN), Ujian masuk jalur mandiri (UMJM).

GEMA UIN Suska Minta Rektor Jalankan UU Kemenristekdikti

Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Gerakan Mahasiswa (GEMA) UIN Suska Riau tuntut pihak rektorat jalankan Undang-Undang Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Puncak aksi dilakukan di depan gedung rektorat, Selasa (2/5/2017).Sebagaimana  dalam Kemenristekdikti 2015 Pasal 2 ayat 2 dijelaskan Uang Kuliah Tunggal (UKT) terdiri atas beberapa kelompok yang ditentukan berdasarkan kemampuan ekonomi mahasiswa, orangtua mahasiswa, atau pihak lain yang membiayainya. Tetapi, dalam pelaksanaan UU tersebut terdapat mahasiswa yang