p2b

Kampung Kuliner, dari Perizinan Sampai Legalitas Gedung Kantin

Penulis: Siti Nurlaila Lubis Gagasanonline.com– Polemik penutupan kantin sejak Desember 2018 lalu masih berlanjut. Sampai saat ini, belum ada surat putusan dari pimpinan kampus untuk membuka kembali kantin yang ada di UIN Suska Riau. Gagasan menemui Kepala Bagian Pusat Pengembangan Bisnis (P2B), Prof Kirmizi Ritonga. Ia membenarkan jika belum adanya surat putusan mengenai pembukaan kantin. Kirmizi mengatakan sejumlah kantin yang kini berjualan masih bersifat ilegal. Menurutnya kantin hanya boleh dibuka

Penutupan Kantin Tanpa Alasan yang Jelas, Warga Kampus Mengeluh

Gagasanonline.com- Siang itu, Kamis 03 Januari 2019 suasana kampus tampak sepi. Sesekali lalu lalang mahasiswa dan mahasiswi, baik menggunakan sepeda motor maupun berjalan kaki. Kampus tidak sesibuk biasanya, dikarenakan sebagian mahasiswa sudah menikmati masa liburan setelah melewati ujian akhir semester. Tidak hanya aktivitas akademika UIN Suska Riau, kantin-kantin selingkungan kampus pun ikut melumpuhkan kegiatannya. Kabar tutupnya kantin memang sudah terjadi sejak bulan lalu. Kepala Bagian Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN

P2B Lakukan Pengosongan Kantin Selingkungan UIN Suska Riau

gagasanonline.com– Salah seorang pemilik Kantin D&D di Fakultas Sains dan Teknologi, Dede mengeluhkan pengosongan kantin selingkungan UIN Suska Riau yang dilakukan oleh Pusat Pengembangan Bisnis (P2B) UIN Suska Riau. Ia mengatakan sudah mendapatkan surat edaran yang isinya meminta untuk melakukan penutupan dan pengosongan kantin. “Ini semacam teror karena seluruh unit usaha yang ada di kantin disuruh tutup,” katanya, Rabu (12/12/2018). Menurutnya mekanisme pengosongan kantin harus jelas, karena dalam hal pengajuan