gagasan uin suska riau

Mahasiswa Dipanggil Pimpinan Fakultas Gara-Gara Aksi Potongan UKT

Penulis : M. Alfarizi* Gagasanonline- Aksi tuntutan penurunan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dilakukan Mahasiswa UIN Suska Riau secara virtual dan non virtual berujung pemanggilan oleh pihak Fakultas dari masing-masing mahasiswa terlibat. Hal ini diketahui dari tangkapan layar percakapan pesan whatsapp mahasiswa dengan pihak fakultas dan surat panggilan resmi yang beredar di media sosial. Kamis (16/07/2020). Salah seorang Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK)  yang tidak ingin dituliskan namanya mengatakan

Tuntutan Keringanan UKT Dampak Covid 19 Belum Ada Jawaban Dari Rektor

Penulis: Tika Ayu Gagasanonline.com- Mahasiswa Pejuang UKT kembali menyatroni gedung rektorat untuk melanjutkan aksi dan menagih janji agar dapat beraudiensi dengan Rektor UIN Suska Riau Akhmad Mujahidin. Pada aksi sebelumnya Wakil Rektor II Kusnadi dan Biro AUPK Achmad Supardi menjanjikan supaya mahasiswa bisa bertemu dengan rektor. Namun sampai saat ini massa merasa sangat kecewa kepada rektor yang tidak mau berjumpa dengan mahasiswa. “Sesuai perjanjian WR II dan biro AUPK yang

Disebut Sebagai Zona Hijau, Warga Rimba Melintang Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Penulis: Khumar Mahendra** Gagasanonline.com – Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir di Provinsi Riau masih belum terdampak Covid-19 dan ditetapkan sebagai zona hijau. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Rokan Hilir, Suyatno saat mengunjungi Desa Tualang melansir dari  Riau1.com. Namun pernyataan tersebut tidak membuat masyarakat Rimba Melintang lalai dalam melaksanakan protokol pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satu lurah di Kecamatan Rimbang Melintang, Iskandar mengaku tetap menjalankan himbauan pemerintah dalam mencegah penyebaran

[Cerpen] Dongeng Untuk Orang-orang di Atas

Penulis: Hendrik Khoirul Gagasanonline.com – Acok menghela napas panjang, sebab hasil panen kelapa sawit kali ini memprihatinkan, pun harganya tak sebanding dengan tenaga yang dikerahkannya saat memanen. Sebentar lagi anaknya bakal bayaran uang kuliah, padahal yang kemarin entah terpakai atau tidak. Kata Hamid, anaknya itu, semester lalu tidak ada kuliah di kampus karena Pandemi Covid-19. Acok bertanya-tanya dalam hati, kalau begitu ke mana perginya uang kuliah itu? Acok bukan orang

Ragam Upaya Ubah Sistem Pembelajaran Sekolah di Tandun

Penulis : Nada ‘Afra’ Rahmadani ** Gagasanonline.com- Pandemi Covid-19 mengakibatkan perubahan aktivitas belajar mengajar di sekolah-sekolah di Tandun, Rokan Hulu. Beragam cara dilakukan sebagai penunjang pembelajaran melalui daring. Enik Sumarti, salah satu guru SD Negeri 1 Tandun mengatakan selama belajar daring, muridnya menggunakan media televisi yaitu saluran channel TVRI. Hal itu dilakukan sesuai dengan anjuran Menteri Pendidikan Indonesia, Nadiem Makarim. “Iya di sini itu yang bisa dilakukan, dan itu juga

Sterilkan Kampus Sambut Kedatangan Wapres RI

Penulis: Lia Resti Andani Gagasanonline.com– Lingkungan UIN Suska Riau sudah mulai disterilkan. Seluruh kegiatan diliburkan mulai dari mahasiswa hingga dosen sejak Kamis 5 hingga Jumat 6 Maret. Jelang kedatangan Wakil Presiden (Wapres) Replubik Indonesia (RI), Ma’ruf Amin tampak penjagaan sudah dilakukan oleh aparat keamanan 60 personil Satpam (Satuan Pengaman) UIN Suska serta melibatkan pihak-pihak Pengaman Negara seperti Kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD), Badan Intelijen Negara (BIN), Dinas

Cinta Kasih yang Tak Pernah Luntur

Judul                  : Ayah Penulis               : Andrea Hirata Penerbit             : Bentang Tanggal Terbit  : Mei 2015 Tebal                   : 432 halaman -Ayah- Kulalui sungai yang berliku Jalan panjang sejauh pandang Debur ombak yang menerjang Kukejar bayangan sayap elang Di situlah kutemukan jejak-jejak untuk pulang Ayahku, kini aku telah datang Ayahku, lihatlah, aku sudah pulang – Andrea Hirata terkenal dengan karya-karya

Kasak-Kusuk Kepemimpinan

Mereka bergelut dengan keadaan Bersandar penuh ambisi Dikatakan kalah malah mengemohkan Dikatakan menang tahta tak di tangan   Para pujangga semu Bermain di dalam labirinnya sendiri Para kaum intelektual Menunggu perut lapar terisi Kapan ini usai?   Wajah pewakil diangkat Bandit-bandit kubu dicampakkan Keadilan pemimpin kembali bernyawa! Siapa yang benar?   Sekeliling hanya mengorek keegoisan Menyuarakkan pemimpin sejati Nyatanya masih ingin makan kuasa sendiri Ingatlah! Kami mahasiswa tak ingin di