Bantah Pakan Tak Cukup, Mahasiswa Peternakan Menilai Kandang Sapi Tak Kokoh

Penulis : Ashila Razani

Gagasanonline.com – Sejumlah Mahasiswa Program Studi Peternakan bantah pernyataan Ketua Laboraturium UIN Agriculture Reserach and Development Station (UARDS) bahwa kurangnya pakan yang menyebabkan sapi berkeliaran. Salah satunya Fitra Abdianto yang menilai penyebab utama sapi berkeliaran lantaran fasilitas kandang yang kurang memadai. Dikatakannya pagar dari kandang tersebut tidak kokoh dan hanya ditutupi seng.

“Selapar-laparnya sapi jika pagarnya kokoh, pasti tidak akan keluar,” jelasnya, Selasa (16/5/2023).

Senada dengan Fitra, Ilham Hidayat mengatakan pihak fakultas masih kurang memperhatikan kondisi kandang sapi. Ia berharap, fakultas bisa lebih memperhatikan kondisi kandang tersebut.

“semoga pihak fakultas dapat memperhatikan kondisi kandang. Agar mempermudah kami melakukan berbagai aktifitas yang berkaitan dengan kandang,” pungkasnya.

Baca: Kepala UARDS FPP: Kurangnya Pakan dan Kandang Akibatkan Sapi Berkeliaran di Kampus

Berdasarkan dokumentasi yang didapatkan tim Gagasanonline.com terlihat pada sekitar kandang, terdapat banyak rumput yang menjadi pakan sapi. Hal ini bertentangan dengan pernyataan ketua UARDS yang mengatakan kurangnya pakan sapi di sekitar kandang sehingga membuat sapi-sapi tersebut berkeliaran.

Demikian, pada kandang sapi terlihat kurang memadai dan hanya ditutupi seng. Hal ini sesuai dengan pernyataan keduanya.

Reporter : Ashila Razani, Ristiara Putri Hariati
Editor: Annisatul Fathonah
Foto : Dok. Gagasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.