Mahasiswa Gelar Aksi UIN Suska Darurat Rektor

Mahasiswa Gelar Aksi UIN Suska Darurat Rektor

Penulis: Winda Julianti H*

Gagasanonline.com – Mahasiswa UIN Suska Riau gelar aksi demo “UIN Suska Darurat Rektor”. Bertitik kumpul di depan gerbang UIN Suska Riau, massa aksi mulai bergerak menuju Gerbang UIN Suska Riau pukul 11.00 WIB. Saat tiba di gerbang, mahasiswa mulai berorasi dan berdialog dengan satpam yang berjaga agar diizinkan masuk, Kamis, (5/3/2020).

Setelah diizinkan memasuki gerbang, Wakil Rektor (WR) II Kusnadi menjumpai massa aksi di depan halaman Gedung Rektorat. WR II mengatakan Rektor UIN Suska Riau Akhmad Mujahidin sedang tidak berada di tempat. Kusnadi kemudian menelpon rektor dihadapan massa aksi.

“Rektor akan menjumpai massa pukul 13.00 WIB, karena beliau sedang di Komando Resor Militer (Korem),” sebut Kusnadi.

Baca juga: Jelang Aksi, Mahasiswa Adakan Teklap

Pukul 11.50 WIB massa aksi kembali berorasi dan menyanyikan lagu buruh tani di halaman Gedung Rektorat. Mahasiswa kembali berdialog dengan Biro Administrasi Akademik, dan Kepala Bagian Kemahasiswaan  dan Kerjasama, agar diperbolehkan memasuki Gedung Rektorat. Di teras gedung massa kembali berdialog dengan Kepala Sekuriti Nenong Tanjung agar diperbolehkan memasuki gedung rektorat.

Saat rektor datang, massa aksi menggelar salat berjamaah bersama rektor di lantai satu. Setelah itu, massa aksi yang diwakili oleh Vizra Dwi Yandra menyampaikan tuntutan kepada rektor. Setelah mendengar tuntutan, Akhmad Mujahidin menjawab dan menjelaskan semua poin yang disampaikan oleh mahasiswa. Setelah itu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Masa aksi menuntut agar Rektor menandatangani kertas yang berisi tuntutan agar dapat segera direalisasikan.

Baca juga: Sterilkan Kampus Sambut Kedatangan Wapres RI

“Di sini kami ingin membawa kembali pernyataan sikap dari bapak bahwasannya enam poin ini  akan bapak laksanakan. Kami ingin ada tanda tangan tertulis bapak, meskipun tidak ada kop resminya. Yang penting kami ingin melihat ketika bapak menandatanganinya itu, artinya bapak  telah berkomitmen untuk melaksanakan enam poin ini dan enam poin ini akan kami kawal dan akan kami support bapak. Jika nanti ada yang perlu kami lakukan  demi terlaksanakannya enam poin ini,  maka kami sampaikan mahasiswa yang hadir pada hari ini siap mendukung,” jelas Vizra.

Reporter: Winda Julianti H*
Editor: Winda Oktavia
Foto: Gagasan/Winda Julianti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.