Prodi Ilmu Gizi Tak Kekurangan Tenaga Pengajar

Prodi Ilmu Gizi Tak Kekurangan Tenaga Pengajar

Penulis: Feri Kurniawan**

Gagasanonline.com – Sejak dibuka secara resmi pada 23 Juli 2018 lalu di Jakarta, kegiatan perkuliahan Program Studi (Prodi) Ilmu Gizi telah berjalan sesuai dengan program kerja awal. Seleksi penerimaan mahasiswa baru dan perekrutan tenaga pengajar juga sudah dilakukan awal semester lalu. Edi Erwan, Dekan fakultas Pertanian dan Peternakan(FPP) mengatakan untuk sekarang Prodi Ilmu Gizi memiliki jumlah dosen yang cukup. Sabtu, (2/11/2019).

“Namun, apabila ke depannya memerlukan dosen lebih, pasti akan kita tambah sesuai kebutuhan mahasiswa,” kata Edi.

Baca: Dosen FPP Ungkap Penyebab Pohon UIN Suska Mudah Tumbang

Edi juga menjelaskan untuk kriteria dosen tentu harus mampu memberikan muatan-muatan keislaman di dalam pembelajaran kepada para mahasiswa sehingga menjadi lulusan yang tidak hanya handal di bidangnya, namun juga keagamaan yang mumpuni.

Ketua jurusan ilmu gizi, Nurpelita menjelaskan ilmu gizi memiliki empat orang dosen dan seorang dosen yang juga Dokter Gizi Klinik satu-satunya di Riau. “Masing-masing dua orang Pegawai Negeri Sipil (PNS), dua orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), dan seorang praktisi yang merupakan dosen luar biasa dan seorang Dokter Gizi klinik satu-satunya di provinsi Riau” jelas Nurpelita.

“Hadirnya Praktisi sekaligus dosen ilmu gizi adalah permintaan dari jurusan ilmu gizi kepada pihak fakultas untuk keperluan pembelajaran,” tambahnya.

Baca: Dampak Negatif Tidur Sembari Menggunakan Earphone

Adisa Dea Ananda, mahasiswi Ilmu Gizi mengatakan, semua dosen Ilmu Gizi ramah, menyenangkan, dan membimbing, sehingga mahasiswa merasa diperhatikan, “Terlebih untuk Pak Erwin, praktisi sekaligus dosen Ilmu Gizi. Kami bangga beliau mengajar di Jurusan Ilmu Gizi, namun jadwal beliau cukup padat sehingga kadang tidak bisa menghadiri kelas dan melakukan kelas online,” tutup Adisa.

Reporter: Feri Kurniawan**
Editor: Hendrik Khoirul Muhid
Foto: Gagasan/Feri

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.