Mahasiswa Ungkap Kurangnya Fasilitas Perkuliahan di FTK

Mahasiswa Ungkap Kurangnya Fasilitas Perkuliahan di FTK

Penulis: Denan Amin Syukur**

Gagasanonline.com – Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) keluhkan sarana dan prasarana pembelajaran yang kurang memadai, seperti terbatasnya jumlah proyektor, banyak kursi rusak, kipas angin tidak maksimal, dan kaca jendela rusak. Hal ini tak sebanding dengan tingginya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang harus dibayar oleh mahasiswa FTK, Rabu (13/11/2019).

Eqy Zuhri, Mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) mengatakan jika UKT Mahasiswa FTK tinggi, seharusnya fasilitas yang didapat lebih memadai dan sebanding dengan jumlah UKT yang dibayarkan,

“Contohnya ada teman saya UKT lima dan tujuh tapi fasilitas yang didapat cuma ruang belajar kursi kayu dan jendela bolong,” ujar Eqy.

Baca: Pembatasan Kegiatan di Hari Libur Sesuai Kode Etik

Eqy mengaku kecewa dengan fasilitas internet yang ada di FTK, dirinya kesulitan saat hendak membuat Surat Aktif Kuliah lantaran jaringan Wi-Fi yang susah diakses. Padahal FTK merupakan salah satu fakultas tertua di UIN Suska Riau, seharusnya fasilitas lebih maju dibanding fakultas lain.

Senada dengan Eqy, Mahasiswa Pendidikan Ekonomi (PE) Aldiano Saputra mengatakan fasilitas di FTK belum layak, seperti kipas sering mati, kursi kayu tak layak pakai dan aliran listrik yang kadang putus. “Apalagi FTK program studinya banyak, otomatis dia termasuk yang lebih maju dari fakultas lain,” ujarnya.

Baca: Biro AUPK: Kenaikan UKT dalam Tahap Pengusulan

Kepala Biro Administrasi Perencanaan dan Keuangan (AUPK) Ahmad Supardi saat diwawancarai mengatakan sudah mengusulkan ke pusat untuk perbaikan gedung yang rusak. “Namun terkait kapan diperbaiki, kalau sudah ada uangnya pasti akan diperbaiki,” kata Supardi.

Eqy berharap agar pihak kampus memenuhi fasilitas di FTK, demi tercapainya kenyamanan perkuliahan, sehingga mahasiswa lebih terpacu untuk berprestasi.

Reporter: Denan Amin Syukur**
Editor: Winda Oktavia
Foto: Gagasan/Denan Amin Syukur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.