Agustus 2019

UKK/UKM Menolak Otoritarianisme di Kampus UIN Suska Riau

Penulis : Winda Oktavia Gagasanonline.com-Unit Kegiatan Khusus dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKK/UKM) UIN Suska Riau mengadakan konferensi pers menolak kebijakan-kebijakan sepihak Rektor Prof Akhmad Mujahidin yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku dan sejumlah kebijakan yang semena-mena. Konferensi pers ini diadakan di Sekretariat LPM Gagasan pada Jumat, (23/08/2019). Baca : Rekrutmen Terbuka LPM Gagasan 2019 Aqib Sofwandi ketua umum LPM Gagasan menjadi juru bicara dalam konferensi pers ini. Dalam hal ini,

Rekrutmen Terbuka LPM Gagasan 2019

gagasanonline.com – Rekrutmen terbuka ini merupakan  suatu proses mencari sumber daya manusia yang berkompeten untuk melanjutkan eksistensi LPM Gagasan ke depannya. Sebagai kunci pokok, rekrutmen akan menentukan keberhasilan pelaksanaan kegiatan organisasi. Manajemen sumber daya manusia diperlukan untuk meningkatkan efektivitas sumber daya manusia dalam suatu proses organisasi, untuk itu LPM Gagasan membutuhkan mahasiswa untuk ditempatkan di posisi: Reporter Fotografer Camera Person Design Grafis Kualifikasi: Mahasiswa UIN Suska Riau semester 1 dan

Program Kerja KKN Bersama Bentuk Perpustakaan Warna-Warni

Penulis: Lia Resti Andani Gagasanonline.com-Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN)  Bersama Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Barat 2019 melakukan refitalisasi Perpustakaan Mini menjadi Perpustakaan Warna-Warni. Penanggung jawab kegiatan ini merupakan dua mahasiswa berbeda daerah yaitu Muhammad Taufik, Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Sosial, UIN Sumatera Utara dan Muhammad Syahwivi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, UIN Suska Riau. Syahwivi menjelaskan bahwa Perpustakaan Warna-warni ini adalah salah satu program

Razia Buku ‘Kiri’, Potret Alergi Peradaban

Penulis: Bagus Pribadi Gagasanonline.com-Beberapa hari yang lalu sebagian dari kita dibuat geleng-geleng kepala karena razia buku yang dianggap kiri, kembali terjadi di Indonesia. Di Probolinggo pada Sabtu (27/7/2019) lalu, polisi menyita empat buku yang terdapat di lapak baca gratis Komunitas Vespa Literasi. Tak hanya itu, dua mahasiswa yang membuka lapak baca gratis turut ditangkap dan dibawa ke kantor polisi. Kejadian ini mengingatkan saya kepada seorang teman yang mengomentari cerita status