UKT Tinggi, Calon Maba Terancam Batal Kuliah

UKT Tinggi, Calon Maba Terancam Batal Kuliah

Penulis: Winda Oktavia

gagasanonline.com – Sejumlah calon mahasiswa baru (maba)  UIN Suska Riau terancam batal kuliah karena tidak sanggup membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT). UKT ditetapkan melalui pengisian borang secara online dan wawancara yang dilakukan di gedung PKM sejak Senin (14/04/2019).

Melalui pesan pribadi melalui Instagram gagasan_uinsuskariau, akun bernama @auliaseptianinsrd bercerita bahwa orangtuanya hanyalah seorang buruh dan tidak sanggup membayar uang kuliahnya sebesar Rp.2.800.000 per semester.

“Pekerjaan orangtua saya hanya buruh di ladang orang, tapi saya ditetapkan UKT 4 saat wawancara, saya bisa batal kuliah kalau UKT sebesar itu.” ujar calon mahasiswa baru Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam itu.

Selain itu, akun bernama @mundiyah56 juga bercerita ia mendapatkan UKT 4, padahal ayahnya memiliki penghasilan yang pas-pasan. Calon mahasiswa baru Jurusan Pendidikan Agama Islam ini juga mengatakan akan mundur apabila sampai tanggal 25 Juli 2019 ini belum memiliki uang untuk membayar UKT.

“Kalau ada uang saya lanjut, tapi kalau tidak ada saya mundur. Sampai hari ini pun belum ada uangnya,” sebut mundiyah.
Akun bernama @antika939 juga terancam batal kuliah karena besaran UKT yang didapatnya. Ia mendapatkan UKT 5 sebesar Rp 3.220.000. Orangtuanya tidak memiliki penghasilan tetap per bulan untuk membayar uang kuliahnya.

“Kalau UKT 4 bisalah orangtua saya usahakan, tapi kalau UKT 5 kemungkinan besar saya tidak jadi melanjutkan kuliah di UIN Suska,” sebut calon mahasiwsa Jurusan Manajemen Pendidikan Islam.

Beberapa calon mahasiswa baru juga terpaksa batal kuliah karena besarnya UKT yang ditetapkan. Akun bernama @meisytriyuniii terpaksa mengundurkan diri sebagai calon mahasiswa baru UIN Suska Riau karena tidak sanggup membayar UKT. Ia mendapatkan UKT 4, sedangkan ayahnya adalah seorang supir dan tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Orangtua saya tidak sanggup, apalagi kakak saya ada yang sedang kuliah di UIN juga,” ujarnya.

Tidak hanya @meisytriyuniii, akun bernama @tandirah0312 juga mengundurkan diri sebagai calon mahasiswa baru Jurusan Ilmu Hukum karena tidak sanggup membayar UKT 4 sebesar 2.800.000.

“Orangtua saya hanya pedagang sayur biasa, penghasilannya hanya cukup untuk biaya sehari-hari saja,” jelasnya.

Selain itu, akun bernama @desirahmaali juga terpaksa mengundurkan diri karena tidak sanggup membayar UKT yang ditetapkan oleh pihak kampus. Ia menjelaskan bahwa ibunya adalah orangtua tunggal dan tidak memiliki penghasilan yang besar untuk membayar uang kuliahnya.

“Penghasilan ibu saya tidak sampai sejuta per bulan,tapi saya dapat UKT 4,” pungkas calon mahasiswa baru Jurusan Ilmu Gizi.
Selain mereka di atas, masih ada sekitar 150 akun lebih yang telah bercerita permasalahn UKTnya. Pembayaran UKT untuk jalur terakhir pun akan dimulai sejak 22 hingga 24 Juli 2019.

Editor: Adrial Ridwan
Sumber Foto: Internet/Detik Sultra

3 Komentar


  1. Turunkan ukt,, karna tidak hanya orang kaya yg ingin kuliah, justru kami yg keluuarga kurang mampu yg niat kuat ingin merasakan juga kuliah .

    Balas

  2. Saya juga berasal dari keluarga kurang mampu, ayah saya bekerja hanya seorang petani penyedap karet, itu pun karet yg di nyedap nya bukan milik kami, melainkan milik orang lain yg hasilnya dibagi, saya mendapatkan ukt 4 ,dg biaya 2.800.000 ,saya berpikir untuk melanjutkan kuliah karna ukt saya megitu mencekik ekonomi keluarga saya, saya berharap dari pihak uin ada kebijakan turunkan ukt untuk maba kurang mampu seperti saya😭saya niat begitu keras untuk kuliahhh.

    Balas

  3. Saya dpat ukt 5 di pendidikan kimia sedangkan rata2 teman saya dapat ukt 4.. Gimana ni? Alasan bg pewawancara saya udah gak bisa di turunin lagi lah, dah diinput lah, dll

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.