WR III Tak Tahu Isi Pakta Integritas Ormawa

WR III Tak Tahu Isi Pakta Integritas Ormawa

Penulis : Adrial Ridwan

Gagasanonline.com-Wakil Rektor (WR) III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Drs Promadi belum mengetahui  isi Pakta Integritas yang akan ditandatangani oleh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) se-lingkungan UIN Suska Riau. Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan Universitas, Laily Kurniati menyebut saat rapat Pakta Integritas Promadi tidak hadir.

“Yang datang saat itu, Wakil Dekan III, rektor dan kemahasiswaan jadi notulen,” katanya ketika dijumpai di ruang kerjanya, Senin (29/04/2019).

Ketika Gagasan mengkonfirmasi terkait Pakta Integritas kepada Promadi, ia tampak bingung dan mengaku belum mengatahui isi Pakta Integritas tersebut. “Saya belum mengetahui isinya,” katanya.

Baca : Penandatanganan Pakta Integritas Tuai Pro Kontra UKK/UKM

Seharusnya, Ketua atau Sekretaris Oramawa sudah menandatangani Pakta Integritas pada Senin (29/4/2019). Tetapi ketika Gagasan menemui Laily, ia mempertangguhkan kembali Pakta Integritas tersebut dengan dalih WR III belum mengatahuinya. Pasalnya ada isi dari Pakta Integritas yang belum diketahui oleh WR III.

“Tunggu diketahui WR III dulu ya,” jelasnya.

Baca : SK Tak Kunjung Selesai, Kegiatan UKK/UKM Tersendat

Adapun isi dari Pakta Integritas yang ditangguhkan itu berbunyi ‘Bersedia melaksanakan pemilihan pengurus baru paling lambat 60 hari sebelum tanggal 31 Agustus 2019. Untuk dilantik selambat-lambatnya pada tanggal 1 September 2019.’

Pakta Integritas ini merupakan sejenis perjaanjian yang berisi beberapa kode etik UIN Suska Riau serta masa berlaku Surat Keputusan Rektor terkait kepungurusan Ormawa. Dalam penutup Pakta Integritas tersebut, Ormawa yang melanggar isi pernyataan harus bersedia diberhentikan sebagai pengurus Ormawa UIN Suska Riau.

Reporter : Aqib Sofwandi
Foto : Gagasan
Editor : Winda Oktavia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.