Menuntut Hak, Mahasiswa FST Lakukan Aksi

Menuntut Hak, Mahasiswa FST Lakukan Aksi

Penulis: Muhammad Al-Hafis**

Gagasanonline.com – Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi (FST) melakukan aksi di depan Gedung FST. Aksi tersebut menuntut kepada pihak fakultas untuk memenuhi hak mahasiswa FST. Ad 11 tuntutan yang diajukan ke pihak fakultas. Jumat (3/5/2019) pagi.

Koordinator lapangan aksi, Idul Fitri mengatakan dari 11 tuntutan yang diajukan, pihak fakultas hanya dapat menyanggupi enam tuntutan. Ia juga menegaskan mahasiswa menuntut agar tuntutan yang disepakati harus direalisasikan dalam kurun waktu lima hari.

“Jika tidak direalisasikan dalam kurun waktu lima hari, maka akan ada aksi lanjutan atau sesuai kesepakatan, dekan harus mengundurkan diri,” katanya.

Idul menuturkan beberapa tuntutan yang tidak bisa direalisaikan oleh pihak fakultas, seperti infrastruktur, Surat Keputusan (SK) Organisasi Mahasiswa (Ormawa), dan pakta integritas karena harus mendapatkan keputusan dari rektor.

Baca: Penyebab Rusaknya Jaringan Internet di FTK

Aksi ini mendapatkan tanggapan yang baik dari mahasiswa FST. Mahasiswa Jurusan Teknik Informatika, Andrian mengakui massa aksi kompak dan berani. Menurutnya sesuatu yang menjadi hak kita memang harus dituntut. “Semoga mahasiswa FST bisa lebih kompak lagi untuk kedepannya,” harapnya.

Berdasarkan nota kesepahaman yang telah disetujui dan ditanda tangani oleh Dekan FST, berikut enam tuntutan yang harus direalisasikan:

  1. Administrasi fakultas satu pintu yang dipersulit dan memakan waktu yang lama,
  2. Pemakaian laboratorium dibayar di luar jam kuliah,
  3. Parkir mahasiswa sementara di halaman fakultas dengan memperhatikan kerapian dan kemudahan untuk keluar masuk kendaraan lainnya, menjelang parkir permanen selsai dilaksanakan,
  4. Pengadaan, pembaharuan fasilitas dan sarana kampus seperti: Air Conditioner (AC), kipas, jaringan internet, kursi belajar yang kurang, dan kekurangan proyektor,
  5. Mengadakan fasilitas di sekretariatan yaitu Wireless Fidelity (Wi-Fi) dan komputer,
  6. Sanggar FST yang tak kunjung ada.

Reporter: Hafis**
Editor: Wulan Rahma Fanni
Foto: Hafis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.