Enggan Ikut Raker ke Bandung, WR II Nilai Ada Kejanggalan

Enggan Ikut Raker ke Bandung, WR II Nilai Ada Kejanggalan

Gagasanonline.com-Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, Dr Kusnadi menolak tuduhan yang dilayangkan oleh Rektor. Kusnadi dianggap lalai akan tanggung jawab sebab tidak mengikuti Rapat Kerja (Raker) yang diadakan di Bandung pada Selasa, 5 Maret 2019 lalu. Alasan tidak mengikuti Raker tersebut lantaran Kusnadi merasa ada sesuatu kejanggalan.

Kusnadi menyebut dirinya adalah salah satu orang yang melakukan protes keras di masa kepemimpinan rektor sebelumnya, karena mengajak seratusan orang untuk Raker di Batam. Ia menilai kegiatan itu hanya untuk jalan-jalan para pimpinan saja. “Ludah yang sudah kubuang biarkan menjadi milik bumi dan saya sendiri, jangan saya jilat lagi,” tutur Kusnadi ketika diwawancarai via telepon, Selasa (12/3/2019).

Perihal anggaran ke Bandung, Kusnadi enggan menjawab. Ia menyarankan untuk mengonfirmasi hal itu ke bagian perencanaan di Rektorat lantai III. Mengenai laporan gugatannya ke pengadilan, Kusnadi sudah ada rencana dalam waktu dekat ini. “Tapi, berkas pengadilan belum diantar,” tambahnya.

Sementara Rektor UIN Suska Prof Akhmad Mujahidin menuturkan bahwa Raker yang diselenggarakan di Bandung sudah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Agama (Kemenag). “Lokasinya di Bandung supaya bisa fokus,” ujarnya kepada Gagasan saat memperlihatkan percakapan singkat dengan Menteri Agama RI dari gawainya.Menanggapi namanya yang akan diseret ke pengadilan. Ia mengatakan jika permasalahan ini sampai ke ranah pengadilan, ia akan ikuti prosedur itu. “Saya jadikan ini pelajaran saja, hubungan kan bukan di sini saja, ikuti aturan kepegawaian,” tutupnya.

 

Reporter : Siti Nurlaila Lubis, Kiki Mardianti
Editor: Hendrik Khoirul

Sumber Foto: uinsuska.ac.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.