Hari Pertama PBAK Akbar, 64 Mahasiswa Baru Tumbang

Hari Pertama PBAK Akbar, 64 Mahasiswa Baru Tumbang

Gagasanonline.com- Dalam rangka Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun ajaran 2018/2019, 64 mahasiswa baru tumbang di hari pertama. Wakil Ketua Korps Sukarelawan Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Unit 04, Sri Rahayu membenarkan mahasiswa baru yang tumbang dirawat di klinik memiliki diagnosa penyakit berupa Tifus, Maag, Asma, Anemia, Epilepsi,dan Demam, Senin (17/09/2018).

Selain itu, ada mahasiswa yang baru menjalani operasi patah tulang di kaki, dan mahasiswa yang mengandung selama 5 bulan. “Dia tidak bisa duduk lama-lama, jadi kami arahkan untuk istirahat” ujarnya. Penanganan yang dilakukan PMI selama PBAK berupa pemberian obat-obatan pereda sakit dan mengistirahatkan pasien di dalam ruangan seperti klinik.

Salah satu faktor banyaknya mahasiswa tumbang adalah kegiatan yang dilakukan di luar ruangan. Namun tidak menutup kemungkinan jika kegiatan di dalam ruangan mahasiswa akan baik-baik saja. “Seperti tahun lalu karna listriknya mati, semuanya mati. Pengap dan banyak yang pingsan,”katanya.

Menurut mahasiswa baru jurusan Administrasi Negara, Puji Ariyani mengatakan kegiatan PBAK di hari pertama tidak mengganggu kakinya yang baru dioperasi.“Karena ada besi kalau berdiri dan duduk di tekuk terlalu lama jadi linu kakinya,” katanya.

PMI yang beranggotakan 10 anggota bekerja sama dengan Koordinator Kesehatan dari dekan Psikologi, Wakil Koordinator dari BEM universitas, mahasiswa dan Tim klinik. “Karna kalau kami kerja sendiri, tidak terhendel jika sebanyak ini,”ungkapnya. Sri menganjurkan kepada mahasiswa baru sarapan terlebih dahulu di rumah dan jika memiliki sakit pribadi atau khusus untuk obat.

“jaga kesehatan untuk diri sendiri dulu.Karna yang tahu kesehatan tubuh kita ya kita sendiri,” tutupnya.

Penulis : Siti Nurlaila Lubis

 

Editor : Syahidah Azizah Sipayung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *